Search This Blog

Loading...

Friday, November 24, 2006

Tukang Pos

Kunaiki motor boncengin si janu biang kerok nganter ke rumah cewek. Setelah lewat beberapa perempatan sampailah dikomplek perumahan.
"nomor brapa rumahnya?" tanyaku
"Katanya sih nomor 2a" jawab janu
sambil nengok kanan kiri kamipun mengelilingi komplek perumahan itu.
setelah lewat beberapa gang, akhirnya ketemu juga rumah tuh cewek.

"Udah sana kasiin tu surat" kataku
"ama lo dunk"
"lho katanya lo brani sendiri aja kasiinnya?"
"iya, tp rumahnya gede bngt, aku minder nih" kata janu
"sialan, yuk kuanter"
kamipun turun dr motor, tiba2 entah nongol dari mana seekor anjing besar menggonggong. Janu yg dr kecil trauma sama anjing langsung loncat ke atas pagar.
mukanya pucat pasi, "tolong dong usir anjingnya".
aku hanya ngakak.......... ketawa smp sakit perut. (dalam hati "aku aja takut ma anjing")
untungnya desy keluar dr rumahnya.
Gadis manis itu pun ketawa ngakak, liat tingkah janu.
"Jan, lu ngapain di atas pagar"
"itu anjingmu kayaknya naksir janu" kataku sambil ketawa
"speciesnya beda kok" kata janu mendelik
desy manggil anjingnya
"Leo, sini..."
"nama anjing aja lebih keren dr namamu jan" kataku
janu pun turun dr pagar smbil agak gemetaran.
"lu itu jan, badan gede kok takut ma anjing"
"anjingnya segede itu sih?"
"Ngapain kalian malem2 kesini? mo nyuri mangga ya?" tanya desy
"benernya sih mau nyuri hatimu" sahut janu
(g punya malu ya? brsan ketakutan skr udah ngrayu ce)
desy cm mencibir.
"datang jauh2 gini dipersilakan masuk dong non, dikasih minum hangat n makanan yg enak" kataku
"dasar anak kost lu ya"
"hoo, kasianilah anakmu ini"
"enak aja, kapan aku hamil orok kayak lo?"
tp rupanya si cantik desy ramah jg orangnya, kami dipersilahkan masuk.
"eh tunggu des, si leo sdh diikat kuat kan?" tanya janu
"sdh, tenang aja, dia g akan gigit org baik2" sahut desi
"tp janu ini org setengah baik, paling cm dijilat2" timpalku
janu hanya mendelik.
setelah duduk n minum2, sambil ngobrol kemana2.
"gmn kabarnya? baik2 aja kan? kok g pernah nongol kekampus" tanyaku
"lho yg g pernah nongol elo kan?" tanya desi
"iya sih, aku sibuk" jawabku
"sibuk pacaran ya?"
"ga punya cewek kok"
"dasar buaya darat, cewek seabrek bilangnya jomblo"
"enak aja aku type cowo setia des" kataku sambil menatap matanya (sedikit tp-tp gpp kan?)
"gombal, aku dah apal cowok macem elo" sahut desi, aku hanya ngakak.
"gini nih des, aku kesini dititipin surat ma temen" kataku sambil nyerahin surat.
"dr sapa neh" sahut desi
"Vian" Janu menimpali
"Vian? ngapain dia pake kirim surat segala. Isinya apa?"
"g tau. baca aja ndiri"
"ogah ah, paling surat cinta, ogah aku"
"iya sih paling surat cinta, terima aja des..terima ya" kataku berharap.
"iya des.. Janu menimpali, kalo diterima entar kita masing2 dapat soto dua mangkok"
Aku menahan tawa mendengar kebodohan janu, smbl dalam hati "bodoh bener ini anak...bodoh...bodoh..."
Desi pun marah2 "sialan kalian kira aku ce apaan?"
"eh, sabar des, itu cm bercanda aja kok" kataku menenangkan
"sabar gimana? enak aja "
trus si desi membungkam 1000 bahasa
(kami g sabar sih, coba kalo nunggu 1000+1, mesti g bungkam lagi)
"ok des, aku cabut dulu" aku berpamitan
"iya des, aku jg pamit, maafin td ya, cm becanda" timpal janu
"becanda ya becanda, harga diriku terluka nih" desy cemberut.
"itu cm becanda bener kok des, elo apal sifat janu kan? sukanya bercanda?" kataku membujuk
"pokoknya aku g akan terima surat vian"
"kalo cintanya diterima dunk ya" kataku
"nggak"
"Vian tu kurang apa sih? ganteng kurang, duit kurang... kurang apa lagi coba?"
"pokoknya g mau, emangnya pacarnya kurang banyak?" saut desy
"lho vian tu cowok setia persis gue des, sekarang aja masih jomblo" sahutku sambil menendang kaki janu, dalam hatiku "ni anak g belain malah enak2 makan"
"gini aja sementara lo terima aja dulu, entar kalo sdh makan2 lo putusin dia deh" timpal janu
"ogah, enak aja" sahut desi
"ato jadi pacarku aja" tanyaku
"elo lagi, targetnya temen mo di embat juga" desy makin cemberut
"ga kok becanda aja, ya udah kalo gitu, aku cabut dulu, pamitin ke ortumu ya, calon mantu mo pulang" kataku
"gombal"
akhirnya kamipun pulang, kunaiki motor pelan2
"elo sih jan, ngomong g diatur" kataku
"ya cm becanda ini" saut janu
"becandanya keterlaluan sih elo, coba entar mo ngomong apa sama vian?" tanyaku
"bilang aja, sudah diterima biar kita dapat soto 2 mangkuk" saut janu
"ngarut lo jan" aku ketawa
setelah berembug sebentar kamipun ke kost vian.
vian sdh nungguin didepan kost, begitu liat kami dia langsung bangkit dari kursi menghampiri
"gimana? beres" tanya vian
"bentar dunk, br aja nyampe udah nanya macam2, aku laper nih kita makan dulu smbil kucerita, gmn? ok?" kataku
"elo itu kerjaan ga tau beres ga maunya makan gratis aja" vian bersungut2
"ayolah, udah laper nih" sahut janu
"oklah, tp motornya cm satu, gimana?" tanyaku
"tenang, ada motor kakakku" sahut vian sambil masuk ke kost
tak lama vian keluar sambil nuntun motor bebek merah butut.
"elo pake yg ini ya.., aku pake motorku" katanya
(waktu itu motor vian GL100 yg br ngetop, aku n janu blom punya motor, g dikasih ma ortu, gara2 g diterima di PTN)
"yo, tp entar kalo diparkir di rubung semut kayaknya ni motor" sahutku
taklama 2 speda motor melaju ke fastfood fried chicken yg ada di kota itu.
setelah tiba kami parkir di halaman rumah makan, trus masuk dan pesan 3 porsi.
"duduk sini aja, biar bisa liat pemandangan, cewenya bening2 tuh" kataku
"ok, kamu sebelah sini ya, biar aku bs memandang luas" timpal vian
" kamu aja yg disini, biar konsen dengarin ceritanya" timpalku
"ga ah, elo yg sini"
"elo aja"
"ga elo aja"
tak lama setelah rebutan kursi, kamipun duduk dengan posisi vian menghadap ke depan, so dia bisa liat cewe2 centil yg baru makan
"dasar bandot, br aja kirim surat cinta, sdh nyari target lagi" kataku bersungut2
vian hanya ketawa renyah.
"ayo cerita to the point aja" kata vian
"to teh point?" kataku
"yup"
"gagal"
aku menanti reaksi vian
g ada reaksi
"kok lo cuek aja?" tanyaku
"biar aja, tuh ada ce mantap, ku ajak kenalan dulu ya" katanya sambil beranjak ke tempat ce yg dia tunjuk.
aku hanya bengong ngeliatin vian yg sibuk minta kenalan ma cewek.
"oalah vian...vian.... playboy kabel g sembuh2"

(for avi my friend geologiUPN88, lo dimana sekarang? kasih kabar dunk)

No comments: